Berikut Ini Kejutan Insentif Pajak yang Jadi Kekuatan Sri Mulyani

Berikut Ini Kejutan Insentif Pajak yang Jadi Kekuatan Sri Mulyani

Insentif fiscal yakni tax holiday yang tidak memilii banyak persyaratan seperti yang digemborkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu saat ini akan dikeluarkan dalam hitungan hari. Peraturan ini bertujuan untuk membantu menarik minat para investor untuk mau berinvestasi di tanah air.

Dalam pertemuan bersama pemimpin media massa, ada yang menarik dari ucapan Sri Mulyani, beliau menyebutkan jika investor yang akan berinvestasi sekurang-kurangnya Rp. 30 triliun berhak memperoleh pembebasan PPh kurang lebih selama 20 tahun sejak rencana ini dicetuskan konsultan pajak jakarta. Akan tetapi, di dalam peraturan yang rencannya nanti akan diterbitkan dalam bentuk PMK (Peraturan Menteri Keuangan) ini, Sri Mulyani sudah merancang sebanyak 5 layer penerima fasilitas, berdasarkan total investasi dari para investor berikut ini:

Investasi Rp. 1 Miliar-Rp. 5 Miliar

Bagi investor yang berniat untuk berinvestasi di Indonesia dengan nilai sebesar Rp. 1 miliar-Rp.5 miliar maka berhak untuk mendapatkan fasilitas tax holiday kurang lebih selama 5 tahun.

Investasi Rp. 1 Triliun- Rp. 5 Triliun

Untuk investor yang tertarik berinvestasi dengan nilai triliun, sekitar 1-5 triliun maka akan mendapatkan kemudahan fasilitas tax holiday sekurang-kurangnya 7 tahun.

Investasi Rp. 5 Triliun-Rp. 15 Triliun

Yang ingin melakukan investasi di Indonesia dengan nilai investasi sebesar Rp. 5 triliun sampai Rp. 15 triliun, akan memperoleh fasilitas tax holiday sekitar 10 tahun lamanya.

Invetasi Rp. 15 Triliun- Rp. 30 Triliun

Investor yang melakuan investasi dengan nilai lebih dari 15 triliun bahkan mencapai angka 30 triliun berhak untuk memperoleh fasilitas dari tax holiday selama 15 tahun.

Investasi Diatas Rp. 30 Triliun

Yang terakhir adalah investor dengan nilai investasi di atas 30 triliun, mereka berhak mendapatkan fasilitas kemudahan dari tax holiday selama 20 tahun.

Investasi yang besar di Indonesia yang dilakukan oleh para investor diharapkan bisa membantu pertukuran nilai mata uang dengan lebih baik, namun investor yang berhak memperoleh fasilitas tax holiday hanyalah investor yang menamkan modal mereka di sektor industry hulu.